- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Identitas Pembelajaran
Nama Guru : Abdul Manaf, S.Pd.I
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam
Hari/Tanggal : Senin, 9 Agustus 2026
Kelas : II (Dua)
Materi Utama : Menhafalkan Q.S. An-Nāss dengan baik dan benar
Fase / Elemen : A / Al-Qur'an Hadis
Alokasi Waktu : 2 × 35 menit
Video Pembelajaran :
Uraian Materi: Menghafal Q.S. Ad-Duḥā
A. Mengenal Q.S. Ad-Duḥā
Q.S. Ad-Duḥā adalah surah ke-93 dalam Al-Qur’an. Surah ini terdiri atas 11 ayat dan termasuk surah Makkiyah.
Kata Ad-Duḥā berarti waktu duha, yaitu waktu ketika matahari mulai naik setelah terbit. Allah Swt. mengawali surah ini dengan bersumpah demi waktu duha dan malam ketika sunyi.
Q.S. Ad-Duḥā mengajarkan kepada kita bahwa Allah Swt. selalu menyayangi, menjaga, dan memberikan pertolongan kepada hamba-Nya. Oleh karena itu, kita tidak boleh mudah berputus asa ketika menghadapi kesulitan.
B. Tujuan Menghafal Q.S. Ad-Duḥā
Menghafal Al-Qur’an bukan hanya bertujuan agar kita dapat mengingat ayat-ayatnya. Dengan menghafal Q.S. Ad-Duḥā, kita diharapkan dapat:
- Membaca Q.S. Ad-Duḥā dengan lancar.
- Menghafalkan 11 ayat Q.S. Ad-Duḥā dengan benar.
- Menjaga hafalan dengan mengulanginya secara rutin.
- Memahami pesan yang terkandung di dalamnya.
- Menumbuhkan rasa yakin bahwa Allah Swt. selalu menyertai kita.
- Tidak mudah mengeluh dan berputus asa.
- Menjadi anak yang suka bersyukur dan peduli kepada orang lain.
C. Bacaan Q.S. Ad-Duḥā
Ayat 1
وَالضُّحَىٰ
Waḍ-ḍuḥā
Artinya: Demi waktu duha.
Ayat 2
وَاللَّيْلِ إِذَا سَجَىٰ
Wal-laili iżā sajā
Artinya: Dan demi malam apabila telah sunyi.
Ayat 3
مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَىٰ
Mā wadda‘aka rabbuka wa mā qalā
Artinya: Tuhanmu tidak meninggalkanmu dan tidak pula membencimu.
Ayat 4
وَلَلْآخِرَةُ خَيْرٌ لَّكَ مِنَ الْأُولَىٰ
Wa lal-ākhiratu khairul laka minal-ūlā
Artinya: Sungguh, yang kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang permulaan.
Ayat 5
وَلَسَوْفَ يُعْطِيكَ رَبُّكَ فَتَرْضَىٰ
Wa lasaufa yu‘ṭīka rabbuka fa tarḍā
Artinya: Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu sehingga engkau menjadi puas.
Ayat 6
أَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيمًا فَآوَىٰ
Alam yajidka yatīman fa āwā
Artinya: Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(mu).
Ayat 7
وَوَجَدَكَ ضَالًّا فَهَدَىٰ
Wa wajadaka ḍāllan fa hadā
Artinya: Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang tidak tahu, lalu Dia memberikan petunjuk.
Ayat 8
وَوَجَدَكَ عَائِلًا فَأَغْنَىٰ
Wa wajadaka ‘āilan fa aghnā
Artinya: Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.
Ayat 9
فَأَمَّا الْيَتِيمَ فَلَا تَقْهَرْ
Fa ammal-yatīma fa lā taqhar
Artinya: Maka terhadap anak yatim janganlah engkau berlaku sewenang-wenang.
Ayat 10
وَأَمَّا السَّائِلَ فَلَا تَنْهَرْ
Wa ammas-sā’ila fa lā tanhar
Artinya: Dan terhadap orang yang meminta-minta janganlah engkau menghardik.
Ayat 11
وَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ
Wa ammā bini‘mati rabbika fa ḥaddiś
Artinya: Dan terhadap nikmat Tuhanmu, hendaklah engkau nyatakan (dengan bersyukur).
D. Cara Mudah Menghafal Q.S. Ad-Duḥā
Agar hafalan lebih mudah, jangan langsung menghafal 11 ayat sekaligus. Hafalkan sedikit demi sedikit tetapi dilakukan secara rutin.
Langkah 1: Dengarkan
Dengarkan bacaan Q.S. Ad-Duḥā dari guru atau murottal. Perhatikan panjang-pendek bacaan dan makhraj huruf.
Langkah 2: Baca Berulang-ulang
Bacalah satu ayat sebanyak 5–10 kali sambil melihat mushaf.
Contoh:
وَالضُّحَىٰ
Waḍ-ḍuḥā
Baca berulang sampai mulai lancar.
Langkah 3: Hafalkan Per Ayat
Setelah ayat pertama lancar, tutup mushaf kemudian coba membacanya.
Jika sudah hafal, lanjutkan ke ayat kedua.
Ayat 1 → Ayat 2 → Ayat 1 dan 2
Kemudian:
Ayat 3 → Ayat 1–3
Lakukan pola yang sama sampai ayat ke-11.
Langkah 4: Gunakan Metode Sambung Ayat
Guru dapat membacakan awal ayat, kemudian siswa melanjutkannya.
Contoh:
Guru: وَالضُّحَىٰ
Siswa melanjutkan:
وَاللَّيْلِ إِذَا سَجَىٰ
Guru: مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ...
Siswa melanjutkan:
وَمَا قَلَىٰ
Cara ini membuat hafalan menjadi lebih menyenangkan.
Langkah 5: Murāja‘ah
Murāja‘ah berarti mengulang kembali hafalan.
Hafalan yang sudah dikuasai harus selalu diulang. Siswa dapat melakukan murāja‘ah:
- sebelum belajar;
- setelah salat;
- bersama teman;
- bersama orang tua di rumah;
- sebelum tidur.
E. Teknik Hafalan 3–2–1
Agar mudah diterapkan siswa kelas VI, gunakan teknik 3–2–1:
3 kali → membaca ayat sambil melihat Al-Qur’an.
2 kali → membaca ayat dengan melihat sebagian teks.
1 kali → membaca ayat tanpa melihat teks.
Jika masih lupa, ulangi kembali dari tahap pertama.
F. Pesan Penting dalam Q.S. Ad-Duḥā
Q.S. Ad-Duḥā memberikan beberapa pelajaran penting kepada kita.
1. Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya
Ketika mengalami kesulitan, kita tidak boleh berpikir bahwa Allah meninggalkan kita. Kita harus tetap berdoa, berusaha, dan percaya kepada pertolongan Allah.
2. Kita harus bersyukur
Allah memberikan banyak nikmat kepada manusia. Kesehatan, keluarga, makanan, teman, ilmu, dan kesempatan belajar merupakan nikmat Allah.
Sebagai bentuk syukur, kita harus menggunakan nikmat tersebut untuk melakukan kebaikan.
3. Menyayangi anak yatim
Dalam ayat ke-9, Allah melarang kita berlaku kasar atau sewenang-wenang kepada anak yatim.
Contoh perilaku yang dapat dilakukan siswa:
- tidak mengejek teman yang sudah kehilangan orang tua;
- mau berteman dengan semua siswa;
- berbagi makanan;
- membantu teman yang membutuhkan.
4. Tidak menghardik orang yang meminta
Ayat ke-10 mengajarkan kita agar tidak berkata kasar kepada orang yang meminta bantuan.
Jika tidak mampu membantu, kita tetap harus berbicara dengan sopan dan santun.
5. Mensyukuri nikmat Allah
Pada ayat ke-11, kita diperintahkan untuk mengingat dan mensyukuri nikmat Allah.
Bentuk syukur seorang siswa antara lain:
- rajin belajar;
- menjaga kesehatan;
- menghormati orang tua;
- menghormati guru;
- menggunakan ilmu untuk kebaikan;
- membantu teman.
G. Rangkuman
Q.S. Ad-Duḥā adalah surah ke-93 dalam Al-Qur’an yang terdiri dari 11 ayat.
Menghafalnya harus dilakukan dengan membaca, mendengarkan, mengulang, menyambung ayat, dan murāja‘ah secara rutin.
Pesan utama Q.S. Ad-Duḥā adalah:
Allah tidak meninggalkan hamba-Nya. Kita harus tetap berharap kepada Allah, bersyukur atas nikmat-Nya, menyayangi anak yatim, tidak menghardik orang yang meminta bantuan, dan selalu berbuat baik kepada sesama.
H. Aktivitas Hafalan Siswa
Tantangan Hafalanku
| Hari | Target Hafalan | Keterangan |
|---|---|---|
| Senin | Ayat 1–2 | ☐ Lancar |
| Selasa | Ayat 3–4 | ☐ Lancar |
| Rabu | Ayat 5–6 | ☐ Lancar |
| Kamis | Ayat 7–8 | ☐ Lancar |
| Jumat | Ayat 9–11 | ☐ Lancar |
| Sabtu | Ayat 1–6 | ☐ Lancar |
| Minggu | Ayat 1–11 | ☐ Lancar |
Target akhir: siswa mampu menghafalkan Q.S. Ad-Duḥā ayat 1–11 dengan lancar, benar, dan percaya diri, serta mampu menerapkan pesan-pesan surah dalam kehidupan sehari-hari.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar