Tentu, Pak Abdul Manaf. Karena kisi-kisi ini akan dibagikan kepada siswa sebagai panduan belajar, saya buat dengan bahasa yang lebih sederhana dan berorientasi pada “apa yang harus dipelajari siswa”, bukan hanya kisi-kisi administrasi guru. Kisi-kisi ini disusun berdasarkan soal pada file STS yang Bapak lampirkan.
KISI-KISI BELAJAR STS PAI DAN BUDI PEKERTI
Kelas VI – Semester Ganjil
SD Al-Azhar 1 Bandar Lampung
Tahun Pelajaran 2026/2027
Petunjuk untuk siswa:
Gunakan kisi-kisi ini sebagai panduan belajar. Pelajari pengertian, arti ayat, contoh perilaku, dan hikmah dari setiap materi berikut. Soal STS akan menguji pemahaman kalian melalui pilihan ganda, isian, dan uraian.
🟢 MATERI 1 – Q.S. AD-DUHA
Yang harus dipelajari:
1. Mengenal Q.S. Ad-Duha
Q.S. Ad-Duha adalah surah ke-93 dalam Al-Qur'an.
Q.S. Ad-Duha terdiri atas 11 ayat.
Arti Ad-Duha adalah waktu dhuha.
Pahami arti kata وَالضُّحَى.
2. Arti beberapa ayat/kata penting
Pelajari arti:
وَالضُّحَى → demi waktu dhuha.
مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَى → Tuhanmu tidak meninggalkanmu dan tidak membencimu.
يَتِيمًا → anak yatim.
فَأَمَّا الْيَتِيمَ فَلَا تَقْهَرْ → terhadap anak yatim, janganlah berlaku sewenang-wenang.
3. Pesan pokok Q.S. Ad-Duha
Pahami bahwa Q.S. Ad-Duha mengajarkan kita untuk:
yakin bahwa Allah tidak meninggalkan hamba-Nya;
menyayangi anak yatim;
membantu orang yang membutuhkan;
tidak menghardik orang yang meminta-minta;
mensyukuri nikmat Allah.
Soal tentang pesan pokok Q.S. Ad-Duha terdapat pada beberapa bagian pilihan ganda dan juga uraian.
⭐ Fokus belajar siswa:
Jangan hanya menghafal arti ayat. Pahami juga contoh perilaku yang sesuai dengan kandungan Q.S. Ad-Duha.
🟢 MATERI 2 – HADIS KEUTAMAAN MEMBERI
Yang harus dipelajari:
Pelajari hadis:
اَلْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنَ الْيَدِ السُّفْلَى
Artinya:
“Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah.”
Pahami maknanya:
Tangan di atas menggambarkan orang yang memberi.
Tangan di bawah menggambarkan orang yang menerima/meminta.
Contoh perilaku:
berbagi makanan dengan teman;
memberikan bantuan kepada orang yang membutuhkan;
bersedekah;
menyisihkan uang untuk infak;
tidak hanya memikirkan kepentingan diri sendiri.
Dalam soal, siswa juga diminta mengenali contoh nyata perilaku gemar memberi, seperti menyisihkan uang jajan untuk infak.
⭐ Fokus belajar:
Pahami perbedaan “tangan di atas” dan “tangan di bawah” serta contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
🟢 MATERI 3 – ASMAUL HUSNA
Ada empat Asmaul Husna yang perlu dikuasai.
1. Al-Gaffār
Al-Gaffār = Allah Maha Pengampun.
Pelajari contoh sikap:
mau bertaubat ketika melakukan kesalahan;
tidak berputus asa dari rahmat Allah;
berusaha memperbaiki kesalahan;
bersedia memaafkan kesalahan orang lain.
2. Al-'Afuw
Al-'Afuw = Allah Maha Pemaaf.
Teladan yang perlu dilakukan:
memaafkan kesalahan orang lain;
tidak menyimpan dendam;
tidak mengungkit kesalahan teman.
3. Al-Wāḥid
Al-Wāḥid = Allah Maha Esa.
Pahami bahwa Allah itu satu dan tidak ada yang menyamai-Nya.
4. Ash-Shamad
Ash-Shamad = tempat bergantung segala sesuatu.
Contoh:
Ketika menghadapi ujian, kita belajar dengan sungguh-sungguh, berdoa, kemudian berserah diri dan bergantung kepada Allah.
Soal pada file secara khusus menguji arti keempat Asmaul Husna tersebut serta contoh sikap yang sesuai dengannya.
⭐ Hafalan penting:
| Asmaul Husna | Arti yang harus diingat |
|---|---|
| Al-Gaffār | Maha Pengampun |
| Al-'Afuw | Maha Pemaaf |
| Al-Wāḥid | Maha Esa |
| Ash-Shamad | Tempat bergantung segala sesuatu |
🟢 MATERI 4 – TAUBAT DAN AMPUNAN ALLAH
Yang harus dipelajari:
1. Pengertian taubat
Taubat adalah kembali kepada Allah dengan sungguh-sungguh setelah melakukan kesalahan atau dosa.
2. Syarat-syarat taubat
Pelajari:
Menyesali perbuatan dosa.
Berhenti dari perbuatan dosa.
Berjanji/bertekad tidak mengulangi dosa tersebut.
Jika kesalahan berkaitan dengan hak orang lain, kita juga harus:
meminta maaf;
mengembalikan hak orang tersebut.
Hal ini secara langsung ditanyakan dalam soal STS.
3. Memohon ampun kepada Allah
Ucapan memohon ampun kepada Allah disebut istighfar.
Contoh:
أَسْتَغْفِرُ اللهَ
Astaghfirullah
Artinya: Aku memohon ampun kepada Allah.
4. Setelah melakukan dosa
Pahami bahwa kita tidak boleh terus-menerus berbuat dosa. Kita harus segera:
mengakui kesalahan;
menyesal;
memohon ampun;
melakukan perbuatan baik;
berusaha tidak mengulangi kesalahan.
⭐ Fokus belajar:
Siswa harus dapat membedakan antara sekadar meminta maaf, istighfar, dan taubat serta mengetahui langkah yang harus dilakukan setelah berbuat salah.
🟢 MATERI 5 – PENYESALAN
Yang harus dipelajari:
Penyesalan adalah rasa sedih dan bersalah karena telah melakukan kesalahan.
Jika kita melakukan kesalahan kepada orang lain, kita harus:
menyadari kesalahan;
menyesali kesalahan;
meminta maaf;
memperbaiki kesalahan;
tidak mengulangi kesalahan.
Contoh:
Jika tanpa sengaja kita merusakkan barang teman, jangan pura-pura tidak tahu.
Sikap yang benar:
“Maaf, saya telah merusakkan barangmu. Saya menyesal dan akan berusaha memperbaikinya.”
🟢 MATERI 6 – MEMAAFKAN DAN SALING MEMAAFKAN
Yang harus dipelajari:
Memaafkan berarti membebaskan orang dari tuntutan atas kesalahannya dengan ikhlas.
Sikap orang yang pemaaf:
ikhlas;
sabar;
tidak menyimpan dendam;
tidak membalas kesalahan;
tidak mengungkit kesalahan orang lain.
Sikap yang bertentangan dengan memaafkan:
Dendam.
Jika teman meminta maaf:
Sikap yang sebaiknya dilakukan adalah:
Memaafkannya dengan ikhlas.
Hikmah saling memaafkan:
hidup menjadi damai;
hubungan menjadi lebih baik;
tercipta kerukunan;
menghindarkan permusuhan;
mempererat persaudaraan.
Soal nomor 27–35 pada file secara khusus berfokus pada pengertian penyesalan, memaafkan, meminta maaf, ciri orang pemaaf, dan hikmah saling memaafkan.
🟡 MATERI TAMBAHAN YANG PERLU DIINGAT
Sedekah yang terus mengalir
Pelajari pengertian sedekah jariyah, yaitu sedekah yang manfaat/pahalanya terus mengalir meskipun orang yang bersedekah telah meninggal dunia.
Materi ini muncul pada bagian isian dalam soal.
📚 RINGKASAN BELAJAR CEPAT
Sebelum STS, pastikan kalian sudah bisa menjawab pertanyaan berikut:
Q.S. Ad-Duha
☐ Apa arti Ad-Duha?
☐ Q.S. Ad-Duha surah ke berapa?
☐ Berapa jumlah ayatnya?
☐ Apa arti وَالضُّحَى?
☐ Apa arti مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَى?
☐ Apa arti يَتِيمًا?
☐ Apa pesan pokok Q.S. Ad-Duha?
☐ Bagaimana cara menyayangi anak yatim?
Hadis Keutamaan Memberi
☐ Apa arti tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah?
☐ Siapa yang dimaksud tangan di atas?
☐ Siapa yang dimaksud tangan di bawah?
☐ Apa contoh perilaku gemar memberi?
Asmaul Husna
☐ Apa arti Al-Gaffār?
☐ Apa arti Al-'Afuw?
☐ Apa arti Al-Wāḥid?
☐ Apa arti Ash-Shamad?
☐ Bagaimana cara meneladani keempat Asmaul Husna tersebut?
Taubat
☐ Apa yang dimaksud taubat?
☐ Apa saja syarat taubat?
☐ Apa yang dilakukan jika kesalahan berkaitan dengan hak orang lain?
☐ Apa arti istighfar?
☐ Mengapa kita harus segera bertaubat setelah melakukan kesalahan?
Penyesalan dan Memaafkan
☐ Apa arti penyesalan?
☐ Apa arti memaafkan?
☐ Bagaimana cara meminta maaf yang baik?
☐ Bagaimana sikap ketika teman meminta maaf?
☐ Apa ciri-ciri orang yang pemaaf?
☐ Apa akibat menyimpan dendam?
☐ Apa hikmah saling memaafkan?
⭐ PESAN UNTUK SISWA
Jangan hanya menghafal jawaban. Pahami makna dan contoh perilakunya.
Karena beberapa soal meminta kalian menerapkan materi dalam kehidupan sehari-hari, terutama tentang menyayangi anak yatim, gemar memberi, bertaubat, menyesal, meminta maaf, dan memaafkan.
Bagian uraian juga meminta siswa menjelaskan pesan pokok Q.S. Ad-Duha, makna hadis keutamaan memberi, arti empat Asmaul Husna, cara memperoleh ampunan Allah, serta makna dan pentingnya penyesalan. Jadi materi-materi tersebut sebaiknya dipelajari lebih mendalam, bukan sekadar dihafalkan.
Komentar
Posting Komentar