HALAL DAN HARAM
PAI DAN BUDI PEKERTI
Fase C | Kelas VI | Bab 4
Belajar Memilih yang Halal, Menjauhi yang Haram
IDENTITAS
Nama Guru: Abdul Manaf, S.Pd.I
Satuan Pendidikan: SD Al Azhar 1 Bandar Lampung
Hari / Tanggal: Senin 05 Oktober 2026
Fase / Kelas: C / VI
Mata Pelajaran: Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Materi: Bab 4 – Halal dan Haram
Pertemuan Ke: 1
1. APERSEPSI
Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Bagaimana kabar anak-anak saleh dan salehah hari ini? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan selalu semangat dalam belajar.
Sebelum belajar, mari kita bersyukur kepada Allah Swt. karena Allah memiliki tiga kebesaran yang perlu kita renungkan.
Allah Maha Khaliq (Maha Pencipta)
Allah menciptakan manusia, hewan, tumbuhan, dan seluruh makanan yang ada di bumi. Semua itu merupakan karunia yang harus kita manfaatkan dengan baik.
Allah Maha Malik (Maha Merajai)
Allah adalah pemilik dan penguasa seluruh alam. Allah menetapkan aturan bagi manusia, termasuk aturan tentang makanan dan minuman yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi.
Allah Maha Razaq (Maha Pemberi Rezeki)
Allah memberikan rezeki kepada seluruh makhluk-Nya. Kita harus bersyukur dengan cara mencari dan mengonsumsi rezeki yang halal serta baik.
- Apakah semua makanan yang kita sukai boleh dimakan?
- Mengapa seorang muslim harus memilih makanan halal?
- Bagaimana cara mengetahui makanan yang halal dan haram?
Nah, hari ini kita akan belajar tentang HALAL DAN HARAM agar menjadi anak muslim yang cerdas, bertanggung jawab, dan selalu menaati perintah Allah Swt.
2. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Elemen: Fikih
Peserta didik memahami ketentuan halal dan haram dalam Islam, mengetahui dasar hukumnya, serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk ketaatan kepada Allah Swt.
3. TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)
Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:
- Menjelaskan definisi halal dan haram dengan benar.
- Menyebutkan dasar hukum halal dan haram berdasarkan Al-Qur'an dan hadis.
- Menjelaskan sebab-sebab sesuatu menjadi halal dan haram.
- Membuat paparan atau presentasi sederhana tentang hukum halal dan haram.
- Menerapkan ketentuan halal dan haram dalam kehidupan sehari-hari.
Tujuan Pembelajaran Mendalam
MINDFUL
Peserta didik menyadari bahwa Allah Swt. telah memberikan aturan halal dan haram sebagai pedoman hidup serta berusaha berhati-hati dalam memilih makanan dan minuman.
MEANINGFUL
Peserta didik mampu menghubungkan pengetahuan tentang halal dan haram dengan kebiasaan makan, berbelanja, dan menggunakan barang dalam kehidupan sehari-hari.
JOYFUL
Peserta didik belajar melalui permainan mengelompokkan makanan halal dan haram, diskusi kelompok, serta presentasi sederhana dengan menyenangkan.
4. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
- Peserta didik mengamati gambar berbagai jenis makanan dan minuman yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.
- Peserta didik menjawab pertanyaan pemantik tentang makanan yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi.
- Guru menjelaskan pengertian halal dan haram beserta contohnya.
- Peserta didik membaca dan memahami dalil Al-Qur'an tentang halal dan haram.
- Peserta didik mengidentifikasi sebab-sebab sesuatu menjadi halal atau haram.
- Peserta didik berdiskusi mengelompokkan contoh makanan dan cara memperoleh harta berdasarkan ketentuan Islam.
- Peserta didik membuat paparan sederhana tentang halal dan haram secara berkelompok.
- Peserta didik mengerjakan asesmen formatif dan melakukan refleksi pembelajaran.
5. MODEL / METODE PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran:
- Problem Based Learning (PBL).
- Discovery Learning.
- Cooperative Learning.
Metode Pembelajaran:
- Tanya jawab.
- Diskusi kelompok.
- Pengamatan gambar.
- Presentasi.
- Permainan edukatif.
- Penugasan.
Media Pembelajaran: Al-Qur'an, buku PAI kelas VI, gambar makanan, video pembelajaran, LCD, dan LKPD.
6. PENJABARAN MATERI
A. Pengertian Halal dan Haram
1. Pengertian Halal
Halal adalah segala sesuatu yang diperbolehkan oleh Allah Swt. untuk dilakukan, digunakan, atau dikonsumsi menurut ketentuan syariat Islam.
Contoh:
- Makan nasi, sayuran, buah-buahan, dan ikan.
- Minum air putih dan susu yang halal.
- Menggunakan pakaian yang diperoleh dengan cara yang baik.
- Mendapatkan uang dari hasil bekerja yang halal.
2. Pengertian Haram
Haram adalah segala sesuatu yang dilarang oleh Allah Swt. dan Rasul-Nya. Seorang muslim wajib menjauhi segala sesuatu yang diharamkan.
Contoh:
- Mengonsumsi daging babi.
- Meminum minuman keras.
- Mencuri barang milik orang lain.
- Memakan harta hasil korupsi atau penipuan.
Halal boleh dilakukan dan mendapatkan pahala jika diniatkan untuk kebaikan. Haram harus dijauhi karena merupakan larangan Allah Swt.
B. Dasar Hukum Halal dan Haram
Allah Swt. telah menjelaskan ketentuan halal dan haram di dalam Al-Qur'an. Salah satu dalilnya terdapat dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 168.
Artinya:
(Q.S. Al-Baqarah: 168)
Kandungan ayat:
- Allah memerintahkan manusia mengonsumsi makanan yang halal.
- Makanan yang dikonsumsi harus baik dan bermanfaat bagi tubuh.
- Manusia dilarang mengikuti langkah-langkah setan.
- Seorang muslim harus memperhatikan ketentuan Allah dalam memilih makanan.
C. Sebab-Sebab Halal dan Haram
1. Sebab-Sebab Sesuatu Menjadi Halal
- Diizinkan oleh Allah Swt. berdasarkan ketentuan syariat.
- Termasuk jenis makanan atau minuman yang diperbolehkan.
- Diperoleh dengan cara yang benar dan tidak merugikan orang lain.
- Tidak mengandung unsur yang diharamkan.
- Tidak membahayakan kesehatan atau keselamatan.
Contoh:
Buah mangga yang dipetik dari kebun sendiri atau dibeli dengan uang hasil kerja yang halal merupakan contoh makanan yang halal dan baik.
2. Sebab-Sebab Sesuatu Menjadi Haram
- Dilarang secara tegas oleh Allah Swt. dan Rasul-Nya.
- Mengandung zat yang diharamkan, seperti babi dan bangkai.
- Memabukkan atau membahayakan manusia.
- Diperoleh melalui cara yang dilarang, seperti mencuri, menipu, dan korupsi.
- Disembelih tidak sesuai ketentuan syariat untuk hewan yang wajib disembelih secara syar'i.
D. Contoh Makanan dan Minuman Halal serta Haram
| Halal | Haram |
|---|---|
| Nasi | Daging babi |
| Ikan | Darah yang mengalir |
| Buah-buahan | Bangkai |
| Sayur-sayuran | Minuman keras |
| Daging ayam yang disembelih sesuai syariat | Daging hewan yang mati tanpa penyembelihan yang sah, kecuali yang dikecualikan syariat |
Catatan penting: Makanan yang jenisnya halal dapat menjadi tidak halal jika diperoleh melalui cara yang dilarang, misalnya mencuri. Karena itu, kita harus memperhatikan jenis barang sekaligus cara memperolehnya.
E. Hikmah Mematuhi Ketentuan Halal dan Haram
- Mendapatkan rida dan keberkahan dari Allah Swt.
- Menjaga kesehatan dan keselamatan tubuh.
- Menumbuhkan sikap jujur dan bertanggung jawab.
- Menjaga diri dari perbuatan dosa.
- Membiasakan hidup disiplin dan taat kepada Allah.
- Menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
F. Penerapan Halal dan Haram dalam Kehidupan
Bagaimana cara kita menerapkan ketentuan halal dan haram?
- Membaca label halal pada makanan kemasan.
- Memilih makanan yang bersih, sehat, dan bergizi.
- Tidak mengonsumsi makanan yang jelas diharamkan.
- Tidak membeli barang menggunakan uang hasil mencuri.
- Tidak mengambil barang milik teman tanpa izin.
- Membiasakan diri mencari rezeki dengan cara yang jujur.
- Bertanya kepada guru atau orang tua jika menemukan sesuatu yang belum jelas hukumnya.
"Anak muslim yang hebat bukan hanya memilih makanan yang enak, tetapi juga memilih makanan yang halal dan baik."
7. VIDEO PEMBELAJARAN
Anak-anak, silakan menyaksikan video pembelajaran tentang halal dan haram berikut ini. Perhatikan contoh-contoh yang disampaikan dan catat hal-hal penting.
Video Pembelajaran Halal dan Haram
https://www.youtube.com/watch?v=oyEqjbmEPAISilakan pilih video yang sesuai dengan materi kelas VI.
8. AKTIVITAS DAN DISKUSI KELOMPOK
Judul Kegiatan: Ayo Menjadi Konsumen Muslim Cerdas!
Bentuklah kelompok yang terdiri atas 4–5 orang. Kemudian lakukan kegiatan berikut:
- Amati berbagai contoh makanan dan minuman di lingkungan sekitar.
- Kelompokkan makanan dan minuman yang halal dan haram.
- Diskusikan mengapa kita harus memilih makanan halal dan baik.
- Buatlah poster atau paparan sederhana dengan tema "Aku Bangga Mengonsumsi Produk Halal".
- Presentasikan hasil diskusi di depan kelas.
Pertanyaan Diskusi:
- Mengapa seorang muslim harus mengonsumsi makanan halal?
- Apa akibatnya jika seseorang mengonsumsi sesuatu yang diharamkan?
- Bagaimana sikap kita ketika menemukan makanan yang belum diketahui kehalalannya?
9. ASESMEN FORMATIF / POST TEST
Kerjakan soal-soal berikut dengan teliti dan jujur. Bacalah setiap pertanyaan sebelum menjawab.
A. Pilihan Ganda
A. Disukai oleh manusia
B. Diperbolehkan oleh syariat Islam
C. Memiliki harga mahal
D. Banyak dijual di pasar
Ahmad membeli makanan di kantin sekolah menggunakan uang yang diberikan orang tuanya. Makanan tersebut halal dan bersih.
Perbuatan Ahmad menunjukkan sikap ....
A. Menghamburkan uang
B. Memilih makanan halal dan baik
C. Mengikuti keinginan teman
D. Tidak peduli terhadap makanan
A. Q.S. Al-Baqarah ayat 168
B. Q.S. Al-Fil ayat 1
C. Q.S. Al-Lahab ayat 1
D. Q.S. Al-Kafirun ayat 6
A. Menerima karena diberikan secara cuma-cuma
B. Menggunakan uang tersebut bersama teman
C. Menolak dan mengingatkan teman agar tidak mencuri
D. Menyimpan uang tersebut
A. Langsung membelinya
B. Membeli karena harganya murah
C. Memastikan bahan dan kehalalannya terlebih dahulu
D. Mengikuti pilihan teman
B. Isian Singkat
C. Esai
10. KUNCI JAWABAN DAN PEMBAHASAN
Bagian ini dapat dibuka setelah kegiatan pembelajaran dan post test selesai.
Klik untuk melihat kunci jawaban
A. Pilihan Ganda
- B. Halal adalah sesuatu yang diperbolehkan oleh syariat Islam.
- B. Ahmad memilih makanan halal dan baik dengan uang yang diperoleh secara benar.
- A. Q.S. Al-Baqarah ayat 168 berisi perintah memakan makanan yang halal dan baik.
- C. Kita tidak boleh mendukung tindakan mencuri dan harus mengingatkan teman.
- C. Kita harus memastikan bahan dan kehalalan makanan sebelum mengonsumsinya.
B. Isian Singkat
- Haram.
- Al-Baqarah.
- Mencuri dan menipu. (Jawaban lain yang sesuai dapat diterima).
C. Esai
1. Jawaban:
Halal adalah segala sesuatu yang diperbolehkan oleh syariat Islam, contohnya nasi dan ikan. Haram adalah segala sesuatu yang dilarang oleh syariat Islam, contohnya daging babi dan minuman keras.
2. Jawaban:
Tindakan Rafi tidak dibenarkan karena uang tersebut diperoleh melalui cara yang haram, yaitu mencuri. Rafi harus mengembalikan uang kepada pemiliknya, meminta maaf, dan berjanji tidak mengulangi perbuatan tersebut.
Pembahasan: Islam tidak hanya mengatur jenis makanan atau barang yang boleh digunakan, tetapi juga mengatur cara memperolehnya. Barang yang halal jenisnya tidak boleh diperoleh melalui cara yang haram.
11. KESIMPULAN / REFLEKSI
Kesimpulan Materi
Halal adalah segala sesuatu yang diperbolehkan oleh Allah Swt., sedangkan haram adalah segala sesuatu yang dilarang oleh Allah Swt. Ketentuan halal dan haram merupakan pedoman bagi umat Islam dalam menjalani kehidupan.
Seorang muslim harus memperhatikan jenis makanan, minuman, barang, dan cara memperolehnya. Dengan membiasakan diri memilih yang halal dan baik, kita dapat menjaga kesehatan, memperoleh keberkahan, serta menunjukkan ketaatan kepada Allah Swt.
Refleksi Peserta Didik
Jawablah pertanyaan berikut dengan jujur!
- Apakah saya sudah memahami pengertian halal dan haram?
- Apakah saya sudah mengetahui dasar hukum halal dan haram?
- Apakah saya sudah terbiasa memilih makanan halal dan baik?
- Apa kebiasaan baik yang akan saya lakukan setelah mempelajari materi ini?
"Saya akan selalu memilih makanan dan minuman yang halal dan baik, menjauhi yang haram, serta membiasakan diri mencari rezeki dengan cara yang benar."
Catatan Evaluasi Guru
- Kendala pembelajaran: ........................................
- Tindak lanjut: ...................................................
- Jumlah siswa yang memahami materi: ........ siswa.
- Jumlah siswa yang belum memahami materi: ........ siswa.
Komentar
Posting Komentar